You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Libur Panjang, Situasi Terminal Rawamangun Lengang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Terminal Rawamangun Lengang

Memasuki hari kedua libur panjang akhir pekan atau Jumat (6/5), situasi Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Rawamangun, Jakarta Timur terpantau lengang. Meski begitu, jumlah penumpang di terminal ini sempat melonjak hingga 300 persen dibanding hari biasa pada Kamis (5/5) kemarin.

Sekarang ya tinggal sisa-sisanya saja. Yang mudik belakangan untuk liburan. Sehingga terminal cenderung normal seperti biasanya

Pantauan Beritajakarta.com, sebagian penumpang terlihat masih menunggu di lantai dua terminal. Sementara seluruh armada yang berada di jalur keberangkatan mulai terlihat penuh oleh penumpang.

Terminal Kampung Rambutan Sediakan Bus Tambahan

Kepala Terminal Rawamangun, Bastian mengatakan, pada Jumat siang ini situasi memang kembali normal. Tidak ada penumpukan penumpang seperti terjadi pada Rabu (4/5) malam hingga Kamis (5/5) siang kemarin. Sebab penumpang sudah mudik terlebih dulu saat jelang libur panjang.

"Sekarang ya tinggal sisa-sisanya saja. Yang mudik belakangan untuk liburan. Sehingga terminal cenderung normal seperti biasanya," kata Bastian, Jumat (6/5).

Menurutnya, pada Rabu malam hingga Kamis pagi, jumlah armada yang diberangkatkan sebanyak 87 bus dengan penumpang sebanyak 631 orang. Sedangkan Kamis pagi hingga Kamis malam, tercatat diberangkatkan 73 bus dengan 472 penumpang. Angka ini meningkat 200-300 persen dibanding hari biasa yang hanya memberangkatkan 40 bus dengan 200 penumpang.

Di Terminal Rawamangun mayoritas penumpang menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti, Pati, Kudus, Jepara, Semarang, Surabaya, Madiun, Malang, Jember dan Sumenep.

Adapun PO Bus yang menjadi favorit penumpang diantaranya PO Lorena, Nusantara, Haryanto, Bejeu dan Shantika.

Diprediksi, arus balik akan mulai terjadi pada Sabtu (7/5) malam hingga Minggu (8/5) pagi.

Ismail (37), salah seorang calon penumpang mengatakan, sengaja mudik hari ini lantaran mencegah terkena macet di perjalanan. Sedianya, ia bersama keluarganya akan mudik ke Kudus pada Kamis kemarin. Namun karena melihat berita dari televisi kemacetan lalu lintas sangat parah maka diputuskan mudik hari ini.

"Sengaja mudik hari ini, biar tidak terjebak macet. Hari Minggu pagi balik lagi ke Jakarta. Lumayan liburan dua hari di kampung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6800 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6185 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1415 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1334 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1251 personAldi Geri Lumban Tobing